Butuh Pinjaman Tunai Cepat? Ini 4 Tips Agar Disetujui dengan Mudah

Perbandingan Bunga Kredit Pintar, Kredivo, dan KoinWorks Halaman all - Kompas.com

Pinjaman tunai saat ini lebih mudah diakses dibandingkan sebelum zaman digital di erah tahun 2000-an. Saat itu akses terhadap lembaga keuangan sangatlah sulit karena pilihannya hanya lewat lembaga keuangan konvensional yang kaku dan statis. 

Saat ini masyarakat yang justru diwanti-wanti serta waspada dengan menjamurnya tawaran pinjaman tunai bunga rendah dan mudah. Pasalnya masih banyak debitur yang terjerumus dengan memilih pinjaman tunai ilegal.

Oleh karena itu, pelajari apa saja yang menjadi kunci sukses bisa mendapatkan pinjaman dengan proses cepat dan mudah.  

Perhatikan Kemampuan Finansial

Kondisi finansial akan menjadi salah satu faktor yang dipertimbagnkan. Hal tersebut bisa tercermin dari penghasilan yang didapatkan setiap bulan.

Rata-rata pinjaman tunai saat ini mensyaratkan penghasilan paling tidak di angka Rp 3 juta. Jika penghasilan kamu lebih dari itu, artinya proses pendaftaran akan lebih cepat dan mudah disetujui. Apalagi jika punya riwayat kredit sebelumnya di lembaga lainnya. 

Perbaiki Skor Kredit

Skor kredit berkaitan dengan reputasi pinjaman sebelumnya baik di lembaga yang sama maupun berbeda. Cara pengecekannya biasanya lewat BI Checking.

Dari situlah history debitur bisa terlihat. Seperti apa riwayat cicilannya hingga ketertiban administrasi dengan membayar cicilan sebelum jatuh tempo akan menjadi nilai plus.

Oleh karena itu, jika ingin menjaga kredit skor sebenarnya sangatlah mudah. Sering-seringlah menggunakan produknya dan bayar sesuai dengan jatuh tempo jangan sampai terlambat.

Konsepnya sama seperti koperasi, makin sering pinjam makin besar SHU yang didapatkan di akhir tahun. Begitulah cara kerja skor kredit. Makin patuh terhadap cicilan makin besar peluang mendapatkan pinjaman dalam jumlah yang lebih besar lagi.   

Penuhi Semua Syarat Administrasi

Syarat administrasi menjadi salah satu filtering awal untuk menyeleksi kelayakan debitur mendapatkan pinjaman. Pertama dibuktikan dengan KTP dan tempat tinggal domisili. Selain itu, jangkauan produk juga diperhatikan. Jangan sampai domisili berada di luar jangkauan produk. 

Ibaratnya mau memasang layanan internet di rumah, alamat harus sudah tercover oleh jaringan internet yang ada. Jika di luar jaringan mustahil bisa memasang internet di rumah. Begitu juga dengan pengajuan syarat administrasi saat mengajukan pinjaman tunai bunga rendah dan mudah. 

Jika kamu mengajukan pinjaman tunai lewat Kredivo powerd by Kredifazz, pastikan memenuhi syarat dasar berikut ini: Syarat utama menjadi member Kredivo, berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), berusia antara 18 sampai 60 tahun, berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, Kediri, Tasikmalaya, Tegal, Lampung, Banjarmasin, Pontianak, Cilegon, Bontang, Tanjung Pinang, Metro, Dumai, Gowa, Maros, Banyuasin, Deli Serdang, Brebes, Karanganyar, Banjarbaru, Karawang, Mojokerto, Sukoharjo, Demak, Klaten, Kendal, Kudus, Banyuwangi, Bitung, Kampar, Minahasa dan Minahasa Utara. Serta memiliki penghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan.

Kredivo punya fitur pinjaman tunai dengan bunga rendah mulai dari 1.99% perbulan dengan tenor maksimal hingga 6 bulan. Limitnya memang bisa mencapai Rp 50 juta bagi member premium. Akan tetapi, jumlah yang bisa dicairkan dalam bentuk pinjaman tunai hanyalah setengahnya.

Artinya hanya Rp 25 juta yang bisa dipinjam dalam bentuk pinjaman tunai. Khusus pinjaman tunai dikenakan biaya admin 6% di muka. Artinya jika kamu mengajukan pinjaman sebesar Rp 1 juta, jumlah yang diterima sudah dipotong biaya admin. Sehingga dana yang diterima sebesar Rp 940 ribu.

Pilih yang Terdaftar di OJK

Jangan pernah bermain dengan pinjaman ilegal. Penawaran biasanya dilakukan melalui pesan sms. Padahal OJK sudah melarang penawaran-penawaran lewat pesan singkat seperti SMS.

Jika kamu mendapatkan pesan seperti itu, dipastikan berasal dari perusahaan pinjaman tunai ilegal. Jika kamu memilih pinjaman yang sudah terdaftar di OJK, akan mendapatkan payung hukum yang jelas dan berimbang.  

Gunakan Hanya untuk Kebutuhan Darurat

Salah satu nasihat para pakar keuangan adalah jangan gunakan pinjaman tunai hanya untuk kebutuhan konsumtif. Pasalnya bunganya yang tinggi dibandingkan dengan lembaga konvensional. Lebih bijak jika digunakan untuk kebutuhan yang bersifat produktif atau sumber dana darurat saja.