Cara Budidaya Ayam Petelur Untuk Pemula

Cara Budidaya Ayam Petelur Untuk Pemula

Texasmusicflood –┬áSiapa yang mau beternak ayam petelur, tapi takut rugi? Kami sarankan Anda berhati-hati dan langkah-langkahnya tidak boleh dilewati. Bagaimana itu bisa terjadi? Bagaimanapun cara beternak ayam petelur harus memperhatikan aspek lingkungan dan keadaan ayam petelur kedepannya.

Jika anda mengabaikan cara dan langkah beternak ayam petelur, maka akan memperbesar resiko kegagalan yang tentunya sangat besar, yang tentunya akan merugikan para calon peternak ayam. Tenang saja, selama Anda memahami dan mengikuti cara beternak ayam petelur, Anda juga akan meminimalisir resiko kalah atau gagal.

Jika Anda baru memulai bisnis ayam petelur dan tidak ingin mengalami kerugian sebesar itu, Anda bisa mengikuti peluang budidaya ayam petelur untuk pemula yang telah dirangkum oleh kompaspintar.com dan berbagai sumber tersebut. .

Peluang terkait beternak ayam petelur

Kita akan membahas tentang kemungkinan memelihara ayam petelur, disini dalam skala untuk pemula anda bisa menentukan berapa banyak ayam petelur yang akan dipelihara. Padahal, ayam petelur selain dimanfaatkan untuk telurnya, tentunya ayam petelur juga bisa menghasilkan keuntungan yang lumayan.

Beberapa orang bertanya kepada kami, mengapa kami bisa mendapat manfaat darinya? Karena anda bisa menjual daging ayam petelur yang di afkirkan dan sekarang pangsa pasarnya sama dengan ayam kampung atau ayam pedaging, dan rasa ayam petelur lebih unik dan memiliki ciri khas tersendiri.

Harga jual ayam petelur afkir cukup tinggi di pasaran, selain pasokan yang terbatas. Namun kualitas ayam petelur afkir sangat dianjurkan untuk berbagai jenis kuliner.

Cara beternak ayam petelur untuk pemula

membuat rencana bisnis

Mengapa metode ini diperlukan? Hal ini diperlukan untuk meminimalkan risiko yang akan Anda hadapi. Anda juga bisa mencari berbagai sumber informasi dan referensi dari berbagai sumber mengenai informasi bisnis ayam petelur ini dari permodalan dan cara memasarkan telur ayam. Dengan demikian, ini akan membantu Anda dalam upaya memantau perkembangan aktivitas ayam petelur Anda.

Lokalisasi kandang yang sangat tepat

Tentu saja, ketika Anda memelihara ayam petelur, Anda membutuhkan lahan yang sangat luas untuk membangunnya. Selain itu juga harus diperhatikan untuk mencari tempat yang jauh dari pemukiman penduduk, karena bau kotoran ayam yang sangat menyengat apalagi dalam jumlah yang banyak dapat mengganggu aktivitas warga sekitar.

Selain itu, ayam yang hidup di tempat ramai lebih rentan stres dibandingkan ayam yang hidup di tempat sepi.

Tentukan jenis kandang yang tepat

Jika langkah-langkah di atas sudah selesai, mari kita lanjut ke penentuan jenis sangkar atau sangkar yang akan kita gunakan. Secara umum ada dua tipe kandang ayam, yaitu tipe koloni atau umbaran dan tipe baterai.

Kenali dulu jenis ayam petelur

Jika Anda sudah siap untuk memulai usaha cara beternak ayam petelur, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah membedakan jenisnya. Selain itu anda juga harus bisa memilih ayam yang akan anda pelihara.

Hal ini sangat penting untuk dipikirkan, karena hasil telur ayam akan menentukan harga jual dan keuntungan yang akan masuk ke kantong Anda.

Pilih Bibit Unggul

Ada dua jenis ayam petelur yang dikembangkan di Indonesia, yaitu ayam petelur coklat dan ayam petelur putih. Ayam petelur putih biasanya memiliki bulu berwarna putih dan telurnya berwarna putih kecoklatan. Pada umumnya ayam ini memiliki berat sekitar 1,7 kg saat sudah dewasa.

Pada saat yang sama, ayam petelur coklat memiliki warna bulu coklat yang pekat, serta warna telurnya. Biasanya, ayam petelur coklat dewasa memiliki berat sekitar 2,1 kg.

Selain pemilihan bibit juga harus memperhatikan kesehatan ayam petelur, bibit tidak boleh cacat, dan bulu juga harus tertutup secara merata. Tidak berhenti sampai disitu, bibit ayam harus tumbuh normal dan pastikan membeli dari penjual bibit terbaik dan terpercaya.

Sumber:

Berita Riau